Puel Tak Pernah Kalah Dalam Menghadapi Liverpool

Claude Puel vs liverpool, Claude Puel, liverpool, EFL Cup, Premier league, agen bola sbobet 2017, agen bola 2017, agen bola terbaik 2017, agen bola online, agen sbobet 2017, agen sbobet terpercaya 2017, agen bola terpercaya 2017
Claude Puel vs liverpool

Claude Puel  selaku pelatih dari Southampton, meminta pasukannya untuk tidak terbawa suasana kemenangan saat menghadapi Liverpool dengan skor 1-0. Pertandingan yang dimaksud ini adalah pertandingan dimana mereka menjalani ajang kompetisi EFL CUP yang sudah masuk kebabak semifinal pada tanggal 12 januari 2016 dini hari tadi.

Dalam laga yang diselenggarakan di markas Sourhampton yaitu Saint Mary’s Stadium, mereka berhasil menjebol gawang Liverpool, melalui Nathan Redmond pada menit ke 20. Padahal, Liverpool lebih mendominasi permainan, khususnya dalam penguasaan bola. Meskipun demikian, tuan rumah mampu menciptakan angka sedikit lebih banyak dibandingkan The Reds.

Walaupun berhasil memenangkan pertandingan tersebut, namun belum berarti mereka langsung maju kebabak final karena laga ini baru memasuki leg pertama sedangkan pertandingan berikutnya barulah akan memastikan mereka untuk kebabak selanjutnya

Sang pelatih pun mengakui bahwa mereka masih mempunyai pertandingan berikutnya yang berat mengingat laga tersebut diadakan di kandang  Liverpool. Namun Ia juga tetap untuk fokus dalam menghadapi klub lainnya yang menghadangnya pada tanggal 14 Januari 2016 dalam ajang kompetisi Premier League.

Puel mengatakan kepada Sky Sports “Wembley masih jauh saat ini. Ini penting untuk tetap konsentrasi. Kompetisi ini begitu menarik dan ini menyenangkan tapi sekarang penting untuk fokus pada laga Premier League kami melawan Burnley karena kami telah kalah tiga kali beruntun,”.

Ia menambahkan “Ini penting bagi kami untuk bereaksi. Saat anda melihat performa ari ini, fans tak akan menerima permainan buruk di Premier League, jadi kami perlu untuk konsentrasi dan memulihkan diri saat melawan Burnley,”.

Namun jika diteliti lebih lanjut ternyata selama Puel meniti karir kepelatihannya di lintas kompetisi, Ia belum pernah kalah saat menghadapi Liverpool. Tercatat Ia pernah mengalami dua kali menang dan dua kali imbang. Ini terjadi pada dua kali pertemuan saat Ia membela Southampton dan dua kali pertemuan saat Ia masih melatih Lyon

Catatan tak terkalahkan Puel dalam menghadapi Liverpool ini dimulai dari ketika dia membawa Lyon menghadapi Liverpool dalam fase grup Liga Champions. Saat itu Lyon menang 2-1 di Anfield dan imbang 1-1 di Prancis. Lyon akhirnya harus puas di peringkat dua di bawah Fiorentina, sedangkan Liverpool yang dulu di bawahi Rafael Benitez harus puas di peringkat tiga dan terlempar ke Liga Europa. Untuk kamu yang sering coba keberuntungan kamu, yuk lihat prediksi sepak bola yang paling akurat di link tersebut.

Klopp : Liverpool Menghadapi Seluruh Kota Plymouth di Kotak Penalti

liverpool vs plymouth argyle 8 januari 2017, liverpool vs plymouth argyle, liverpool, plymouth argyle , fa cup, liga inggris, premier league, agen bola sbobet 2017, agen bola 2017, agen bola terbaik 2017, agen bola online, agen sbobet 2017, agen sbobet terpercaya 2017, agen bola terpercaya 2017
Liverpool vs Plymouth argyle

Sang pelatih dari Liverpool yaitu Jurgen Klopp, sempat mengatakan bahwa pasukan yang dilatihnya saat ini tak bermain baik saat mereka bermain dikandang sendiri untuk melawan Plymouth Argyle F.C. di putaran ketiga dalam ajang kompetisi FA Cup pda hari minggu 8 Januari 2017. Tim asuhnya sepertinya bermain cukup berbahaya karena cenderung menyulitkan diri mereka sendiri.

Memang dalam laga tersebut Klopp menurunkan lebih banyak pemain muda, malah disebut barisan termuda yang pernah diturunkan sang pelatih dalam pertandingan yang dihadapinya. Pemain yang paling senior diturunkan sepertinya Lucas Leiva , yang berusia 29 tahun yang berposisi sebagai gelandang bertahan Liverpool.

Dan hasilnya dapat diprediksi bahwa The Reds tak mampu mengungguli Plymouth yang bermain di Liga Dua Inggris dengan pasukan muda mereka. Walaupun tak sampai kebobolan, namun mereka juga tak mampu menghasilkan angka. Pasukan Klopp kala itu hanya mampu bermain imbang dengan skor 0-0 dan memkasa mereka menjalani pertandingan tambahan di kandang Plymouth.

Para suporter pun tak puas dengan hasil tersebut. Namun setelah pertandingan tersebut, Klopp mengungkapkan bahwa pasukannya memang menyulitkan dirinya sendiri dan tak main sebagus biasanya.

Ia mengatakan kepada BT Sport, “Mereka menciptakan ruang-ruang kecil dan kami menciptakan masalah bagi kami sendiri. Sebuah pertandingan seperti ini tidak mudah untuk dibuat menarik. Kami memiliki tim muda sehingga hal itu sulit diwujudkan. Kami bisa melakukan yang lebih baik dan jika kita lakukan lebih baik maka kita memiliki peluang bagus untuk membuat babak berikutnya,”.

Walaupun begitu sang pelatih juga memberikan pembelaan terhadap pasukan mudanya. Ia malah menungkapkan bahwa dirinya tak yakin jika ia menurunkan para pemain andalannya maka timnya akan dapat meraih hasil yang berbeda dari saat ini.

Ia mengatakan “Dengan lineup kami yang lain bisa saja hasilnya masih tetap sama. Bisa saja tak terjadi tapi tetap memungkinkan. Itu adalah pengalaman yang baik untuk anak-anak,”.

Klopp pun sempat memuji sekaligus menyindir taktik pertahanan yang diterapkan oleh lawannya bahkan karena solidnya pertahanan Plymouth Ia mengibaratkan bahwa yang berada di dalam kotak penalti adalah seisi kota Plymouth sehingga timnya sulit membenamkan bola ke gawang mereka.

Ia mengatakan “Kami memulai dengan baik, kami bermain sepak bola tapi kemudian kami kehilangan kesabaran terlalu dini dan mencoba untuk memaksakan kemenangan. Tim ini bisa bermain jauh lebih baik. Sekarang kita bertandng ke Plymouth untuk pertama kalinya dalam hidup saya – semuanya baik-baik saja,”

“Hanya saja Saya tidak tahu berapa banyak orang tinggal di Plymouth, namun sepertinya seluruh penduduk kota Plymouth pindah di dalam kotak penalti,” guyonnya.