Pemain Bek City Ungkap Rahasia Di Balik Kemenangan Timnya

john stones manchester city scores vs west ham united, john stones,  manchester city vs west ham premier league, FA Cup, pep guardiola, agen bola sbobet 2017, agen bola 2017, agen bola terbaik 2017, agen bola online, agen sbobet 2017, agen sbobet terpercaya 2017, agen bola terpercaya 2017
John Stones Manchester City

Pemain lini belakang Manchester City yaitu John Stones belum lama ini mengungkapkan rahasia dibalik kemenangan yang baru saja diperoleh timnya dalam menghadapi West Ham United tanggal 7 Januari pukul 02. 55 WIB. Stones mengatakan perubahan strategi permainan yang dilakukan oleh pelatihnya yaitu Pep Guardiola mampu membuat mereka lebih leluasa dalam menjalani pertandingan.

Laga yang dimaksud Stones adalah pertandingan saat memperebutkan tiket menuju per enambelas final piala FA Cup dan berakhir dilakukan City dengan sukses. Pasukan yang dilatih Guardiola tesebut mampu mempermalukan tuan rumah saat bertanding di markasnya sendiri di Olympic Stadium dengan skor 0-5, termasuk sebuat gol bunuh diri yang diberikan oleh Havard Nordtveit. Dan dengan kemenangan ini berarti The Citizens telah memastikan diri untuk lolos kebabak selanjutnya

Mantan bek Everton itupun berpendapat bahwa perubahan yang baru saja diberikan oleh sang pelatih membuat rekannya mampu bertarung lebih leluasa, seperti yang ia ungkap kepada BBC, “Saya pikir kami mengalirkan bola dengan sangat baik. Hari ini kami mengganti sistem permainan kami dengan formasi berlian, dan formasi ini bekerja dengan sangat baik. Kami juga mendapatkan Clean sheet, yang notabene jarang kami dapatkan beberapa waktu terakhir.”.

Stones pun dalam pertandingan tersebut menyumbangkan sebuah gol terakhir di menit ke 84. Tentu bagi seorang bek, hal ini adalah seseuatu yang sangat membanggakan. Biasanya Ia bermain di lini belakang namun ia bisa membantu mendapatkan angka untuk timnya, terlebih gol ini merupakangol perdananya di Manchester City setelah ia bergabung dimusim ini dari Everton.

Waalu pun sempat kesulitan untuk mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih, namun akhirnya ia berhasil mengubahnya dan akhirnya menjadi starter di pertandingan ini. Ia mengungkapkan perasaannya kepada BBC Sports “Sudah sangat lama saya mendambakan gol ini. Saya pikir seharusnya saya sudah mencetak gol di beberapa pertandingan yang lalu, namun saya rasa gol ini merupakan gol yang bagus, terutama saya mencetaknya di kompetisi yang spesial pula.”

Dengan hasil pertandingan ini membuat peringat pertama klasemen di Premier League ini berhak mendapatkan tiket ke pertandingan FA Cup berikutnya antara Middlesbrough atau Accrington.

Guardiola Masih Beradaptasi Dengan Liga Inggris

Pep Guardiola training Manchester City, Pep Guardiola Manchester City, Pep Guardiola, Manchester City, Manchester City vs Burnley, premier league, liga inggris, agen bola sbobet 2017, agen bola 2017, agen bola terbaik 2017, agen bola online, agen sbobet 2017, agen sbobet terpercaya 2017, agen bola terpercaya 2017
Pep Guardiola training Manchester City

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, belum lama ini  menyadari bahwa dirinya telah menuntut terlalu banyak kepada para punggawanya di bawah kepelatihannya sehingga mereka tidak bisa tampil leluasa saat berada di atas lapangan.

Pelatih berusia 45 tahun tersebut memang tidak terlalu bahagia, walau pada pertandingan saat melawan Burnley dalam kompetisi Premier League putaran ke 20 mereka mampu mengantongi tiga poin dengan skor tipis 2-1. Apalagi dalam pertandingan tersebut salah satu gelandang bertahannya yaitu Fernandinho harus menyingkir dari pertandingan karena melakukan pelanggaran keras sehingga mendapatkan kartu merah.

Setelah laga tersebut selesai, ia mengakui bahwa ia tidak senang saat melihat pasukannya bertanding tak seperti yang ia inginkan. Akan tetapi belakangan Ia menyadari bahwa dirinya terlalu banyak memberi tekanan kepada pasukanny sedemikan besar kepada anak asuhnya.

Ia mengatakan kepada Mirror, “Kadang saya salah mengenai pemain saya, kadang saya ingin lebih dari mereka, kadang saya terlalu menuntut. Mereka menunjukkan pada saya betapa bagus mereka melawan Burnley, betapa spesial mereka untuk saya, untuk tim, dan juga klub,”

Ia menambahkan “Apa yang saya rasakan sekarang, apa yang saya lihat di beberapa pertandingan terakhir, adalah setiap situasi tidak berjalan dengan baik, itu salah saya, bukan pemain. Para Pemain sudah tampil luar biasa, mereka amat bagus. Musim ini kami mengubah banyak hal terkait permainan kami dan apa yang terjadi di Burnley amat spesial. Ketika saya melihat tim saya, bagaimana mereka kesulitan, saya amat emosional. Saya amat suka dengan apa yang mereka lakukan hingga sekarang.”

Memang Guardiola saat ini masih dalam percobaan mengelola timnya, dikarenakan Ia baru pertama kali mengelola klub di Liga Inggris dan mencoba untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan permainan Sepak bola di Inggris.  Apalagi mengenai peran wasit di Premier League dalam menerjemahkan aturan permainan.

Sebelumnya Ia sempat mengatakan bahwa Claudio Bravo harusnya mendapatkan pelanggaran, sebelum terjadinya gol Burnley oleh Ben Mee. Malah dikabarkan ia tak mengerti dengan hal tersebut.

Ia mengatakan kepada Mirror “Saya harus beradaptasi di sini. Kadang kriteria mengenai pengambilan keputusan di sini amat berbeda, karena saya melihat pertandingan dan situasi lain. Tim saya sebelumnya, Barcelona dan Bayern, selalu jadi nomor satu soal fair play, kartu merah dan kartu kuning terendah,”

Ia menambahkan “Saya sedikit terkejut dengan apa yang terjadi, karena saya selalu mencoba positif, berbicara dengan para pemain mengenai apa yang terjadi, mengenai bagaimana kami harus menghormati aturan. Anda harus menghormati lawan, dan fans yang datang ke sini. Dan Itu bukan hanya sekedar kata-kata. Kami akan terus coba menyerang. Saya punya masalah untuk coba memainkan gaya permainan itu di sini, namun itu wajar dan bagian dari proses. Kadang sulit untuk memahami apakah itu kartu kuning atau merah, dan kadang satu kejadian bisa berbuah pelanggaran dan kadang tidak. Saya harus belajar.”