Inilah Sejarah Dibalik Kue Croffle

Bentuk dan adonan kedua kue yang berbeda itu kemudian disatukan dan diberi nama croffle oleh seorang koki asal Dublin, Louise Lennox. Melansir Judi Online , Lennox awalnya memiliki ide untuk mencoba membuat bahan bahan ini menjadi sebuah cemilan dan kemudian menyatukan dua jenis kudapan tersebut menjadi makanan penutup yang lezat. Kemudian, ia mendapatkan tawaran dari Cuisine de France untuk mengembangkan ide kreasi makanan miliknya itu.

Inilah Sejarah Dibalik Kue Croffle

Pada 2017, croffle akhirnya dijual untuk pertama kali di sebuah kafe bernama La Petite Boulangerie milik Cuisine de France yang berlokasi di pusat Dublin. Croffle dibuat dari adonan croissant yang kemudian dimasak dengan cara dipanggang dalam cetakan waffle. Croffle bisa disajikan sebagai makanan penutup dengan cita rasa manis atau gurih, tergantung pada topping yang dibuat. Lennox dan Cuisine de France kemudian melanjutkan pengembangan croffle manis dengan isian alpukat, tomat manis, krim keju feta, dan taburan remah gremolata. Tak lupa ada taburan hazelnut panggang cincang di atas croffle. Tak hanya croffle manis, Lennox dan Cuisine de France juga menciptakan croffle gurih dengan bumbu saus ayam. Tapi apakah kalian penasaran bagaimana tentang sejarah croffle ini? Yuk kita simak artikelnya

Sejarah Croffle

Menurut The Kraze Magazine, croffle awalnya dibuat oleh pastry chef Louise Lennox pada 2017. Adonan croissant biasa digulung dan ditempatkan ke dalam pembuat wafel untuk membuat kue puff yang lebih renyah.Ternyata croffle juga terkenal di negeri Korea Selatan . Kafe pertama yang membawa croffle ke Negeri Giseng adalah Auglet.”Makanan selalu menjadi tren, dengan media sosial kini sangat mudah dibagikan. Kalian ingin membuat sesuatu yang luar biasa dan croffle benar-benar luar biasa karena itu adalah salah satu makanan yang benar-benar membuat Anda antre dan makan,” kata chef Louise Lennox kepada Irish Indepedent.

Ia melanjutkan, untuk mendapatkan croffle yang enak, ia memasukkannya ke dalam waffle iron dengan suhu panas yang tinggi. Hal tersebut akan dilakukan oleh chef yang tentunya akan membuat croffle semakin renyah.Kemudian kalian mengisinya dengan beberapa rasa, seperti alpukat dan tomat Anda bisa menaruh sedikit penyedap di atasnya, bahan yang berbeda,” tambah soal topping croffle.

This entry was posted in Cemilan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.